18 CGP Kabupaten Beltim Gelar Lokakarya Panen Hasil Karya

banner 120x600


Manggar, DiskominfoSP Beltim – Sebanyak 18 orang Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 10 jenjang satuan pendidikan SD, SMP, SMA di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar lokakarya panen hasil karya yang berlangsung di Gedung Pertemuan Kantor Dinas Pendidikan Beltim, Senin (28/10/2024). Lokakarya berlangsung meriah menampilkan hasil kerja nyata para CGP setelah mengikuti pendidikan selama kurang lebih 7 bulan.

Mengunjungi lokakarya tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Beltim Asmawa Tosepu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para CGP yang telah mampu melahirkan karya-karya inovatifnya.

“Hasil pengamatan saya selama peninjauan ke seluruh stan Bapak Ibu calon guru penggerak, menunjukkaan bahwa kualitas kepemimpinan para calon guru penggerak angkatan 10 tahun 2024 di Kabupaten Beltim sangat luar biasa, sangat inovatif dan menginsiprasi,” ungkap Asmawa.

Ia berharap kepada seluruh calon guru penggerak usai mengikuti sekolah Guru Penggerak dapat memberikan kontribusi nyata dalam rangka meningkatkan kualitas di bidang pendidikan.

“Kami berharap kepempimpinan para alumni Guru Penggerak angkatan 10 ini betul-betul bisa memberi kontribusi yang nyata dalam rangka upaya kita meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan output dari pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Beltim untuk mencapai Beltim yang benar-benar maju dari sisi kualitas sektor pendidikan untuk menuju Indonesia emas 2045,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim Dedy Wahyudi mengungkapkan bahwa program utama Guru Penggerak adalah pendidikan manajerial kepemimpinan untuk guru dalam proses pembelajaran yang bertumpu pada murid. Artinya kedepan para Guru Penggerak ini diharapkan dapat mengisi posisi Kepala Sekolah dan Pengawas di Kabupaten Beltim yang memang saat ini sangat dibutuhkan.

“Saat ini masih ada 13 orang Pelaksana Tugas di satuan pendidikan yang harus segera diisi. Mudah-mudahan nanti targetnya diawal semester dua tahun ajaran 2024/2025 itu sudah bisa kita lantik untuk Kepala Sekolah yang berasal dari Guru Penggerak ini untuk mengisi kekosongan. Kita berharap CGP ini mampu menjadi agen perubahan dalam menyukseskan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan, mampu menjadi motivator untuk guru-guru yang lain untuk dapat bersama bergerak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Beltim,” jelas Dedy.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan saat ini jumlah Guru Penggerak di Kabupaten Beltim masih terlalu kecil di angka 5,6 persen. Karena itu, Ia berharap kepada para guru-guru yang lain agar termotivasi untuk mengikuti Pendidikan Program Guru Penggerak.

“Saat ini di Kabupaten Beltim ada 50 guru penggerak ditambah 18 CGP dari 1.152 orang guru PNS dan 276 guru PPPK artinya masih sangat jauh dari harapan. Tetapi kita berharap semangat dari guru-guru untuk mengikuti program ini kedepan lebih baik karena memang dapat menjadi inovator untuk memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Dedy.

“Terakhir, Dinas Pendidikan berkomitmen untuk mendukung kebijakan Pemerintah Daerah untuk terus mendukung, mensosialisasikan, dan menganggarkan kegiatan-kegiatan seperti ini dalam porsi yang cukup serta berkolaborasi dengan BKPSDM dalam peningkatan kompetesi guru,” tutupnya.

Kegiatan ini tampak dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, para Kepala Sekolah, Pengawas, Fasilitator CGP Angkatan 10, Pengajar Praktik, Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, Ketua IGTKI dan IMPAUDI serta para Guru Penggerak di Kabupaten Beltim. (Al)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *