Gubernur Babel pantau pelayanan penyeberangan Pelabuhan Tanjungkalian

banner 120x600



Bangka Barat, Babel (ANTARA) – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani memantau pelayanan penumpang pada jalur penyeberangan Sumatra-Bangka di Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok, Bangka Barat.

Pada kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok, Jumat, Bupati Bangka Barat Markus bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ikut mendampingi Gubernur Hidayat Arsani meninjau arus penumpang masa libur natal dan tahun baru.

Rombongan meninjau sejumlah titik vital, mulai dari loket tiket penumpang, posko pengamanan terpadu, area kantong parkir tambahan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Bupati Bangka Barat Markus.

Ia mengatakan kehadiran Gubernur dan Forkopimda merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan kesiapan ASDP Bangka menghadapi peningkatan jumlah penumpang yang terjadi pada masa libur akhir tahun.

“Hari ini Forkopimda Babel hadir langsung di Pelabuhan Tanjungkalian untuk memastikan kesiapan ASDP Bangka, kita berharap pelayanan penyeberangan antarpulau ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” katanya.

Ia optimistis peningkatan layanan penyeberangan di masa mendatang akan semakin baik, seiring rencana penambahan satu dermaga baru di Pelabuhan Tanjungkalian pada tahun 2026.

“Tahun depan ASDP akan menambah satu dermaga lagi sehingga proses bongkar muat kendaraan dan penumpang bisa lebih cepat, sehingga antrean dapat diminimalkan,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pihak ASDP juga perlu meningkatkan pelayanan dan kesiapan pelabuhan di Sumatera Selatan, karena selama ini Pelabuhan Tanjung Api-api, Sumsel, masih sering mengalami kendala operasional yang masih bergantung pada faktor pasang surut air laut.

Pemprov Sumsel diharapkan mencari solusi agar operasional pelabuhan optimal karena selama ini masih ada kendala di Tanjung Api-api, yang menyebabkan waktu tunggu penyeberangan cukup lama.

Dengan sinergi antarpemerintah daerah dan instansi terkait, Markus optimistis arus penyeberangan Bangka-Sumatra dapat berjalan baik dan menjadi dasar penting dalam evaluasi untuk peningkatan layanan transportasi laut ke depan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *