PENGALAMAN BERHARGA PENENUN LIMBONGAN MELALUI PAMERAN JKPI EXPO 2024

banner 120x600


Banjarmasin, DiskominfoSP Beltim – Sahdinawati merupakan pengrajin tenun di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang mengikuti Pameran Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Expo Tahun 2024 di Kota Banjarmasin.

Sebagai seorang ibu rumah tangga, Sahdinawati sangat bersyukur memiliki kemampuan dalam menenun. Perlahan Sahdinawati memulai usaha tenun sejak tahun 2019 bersama dengan Kelompok Tenun Gunong Lumut di Desa Limbongan Kecamatan Gantung.

“Usaha tenun kamek ini agik kecil-kecilan, mengingat dalam menenun butuh proses yang cukup lamak sehingge terkadang kamek lom dapat menerima pesanan dalam jumlah banyak untuk waktu yang cepat. Ditambah pula, SDM yang agik terbatas, jadi rasenye butuh kesabaran dan keuletan untuk meneruskan usaha tenun kamek ini,” jelas ibu dua orang anak ini.

Dijumpai saat hari kedua Pameran JKPI Expo 2024 di Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin pada Kamis (19/09/24), Sahdinawati merasa beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini adalah momen pembelajaran yang sangat berharga.

“Tadi kamek lah ketemu dan kelakar banyak tentang tenun dengan penenun dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, Husain. Beliau cerite kiape upayenye melestarikan tenun Kain Sarigading yang memiliki sejarah panjang dalam penggunaannya sampai dapat dipakai untuk fashion,” ujar Sahdinawati.

Pada kesempatan tersebut, Sahdinawati pun tidak menyia-nyiakan waktunya. Ia bertanya dan berdiskusi panjang lebar agar dapat menambah pengetahuannya dalam menenun.

“Husain orangnya ramah dan mau berbagi pengalaman. Meskipun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang Husain pakai agak beda dengan yang kamek punye, namun kamek dapat pelajaran dari situ, kamek dapat kenal bentuk ATBM lain dan kiape care bikin motif dari proses menenun. Tadi juak lah sempat tukaran nomor wa dan saling mengikuti instagram masing-masing untuk tukar informasi dan cerite kedepan e,” terangnya sambil tersenyum.

Sahdinawati pun berterimakasih karena telah diajak mengikuti kegiatan ini. Meskipun dengan beberapa kendala yang dialami selama menjalankan usaha tenun bersama kelompoknya, dengan adanya kesempatan ini ia berharap dapat menambah semangatnya dalam menjalankan usaha tenunnya.

“Makaseh banyak Dekranasda Beltim, alhamdulillah banyak pelajaran dan pengalaman berharga dari kegiatan yang kamek ikuti. Insyaallah kamek optimis semoga kedepan e banyak generasi muda maupun ibu-ibu di desa kamek khususnye yang berminat untuk menenun, sehingge perlahan usaha tenun kamek dapat terus berjalan, kreatifitas terus meningkat dan tentunye kesejahteraan sikit-sikit dapat tercapai,” harapnya. (Aj)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *