Manggar, DiskominfoSP Beltim – Perbakin Kabupaten Belitung Timur memperlombakan nomor Multirange 18-41 meter PCP dan Benchrest 25 meter pada hari ke dua pelaksanaan Kejuaraan Menembak Terbuka Se-Pulau Belitung di Lapangan Tembak Komplek Olahraga Terpadu Damar, Minggu (22/9/24).
Tercatat setidaknya ada 203 pendaftar di dua nomor yang diperlombakan, baik dari pelajar maupun umum. Sebanyak 93 mendaftar di nomor Multirange dan 110 di nomor Benchrest.
Banyaknya peminat untuk dua nomor ini membuat kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 Pagi harus berakhir jelang pukul 18.00 Sore. Bahkan untuk nomor Benchrest panitia terpaksa harus menutup pendaftaran meski banyak yang ingin melakukan daftar ulang.
“Tadi masih banyak yang mau ikut (nomor Benchrest), cuman karena waktu kita harus tutup. Totalnya ada 22 race yang kita lombakan untuk nomor Benchrest,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan, Supardi.
Diakui Supage, sapaan Supardi para petembak paling gemar mengikuti nomor ini lantaran tidak perlu banyak menggunakan stamina dan lebih santai. Petembak diberikan waktu 15 menit untuk menembak 25 sasaran dengan posisi duduk di kursi dan dibantu meja untuk penopang senapan.
“Teknik penembakannya lebih simpel, dari segi fisik lebih ringan. Namun tetap harus membaca arah dan kekuatan angin, makanya baik pelajar maupun kawan-kawan dari klub berburu juga suka dengan nomor ini,” jelas Supage.
Soupage menyatakan selama dua hari pelaksanaan kejuaraan menembak berlangsung sukses. Bahkan dari hasil evaluasi dan melihat animo para peserta, membuat Perbakin Beltim berencana membuat kejuaraan lain di akhir tahun.
“Insyallah kalau ada sponsor akhir tahun kita laksanakan lagi. Bahkan untuk nomor hunting 10 meter per/pompa banyak juga para peserta dari umum yang mau ikut,” ujar Supage.
Perbakin Beltim Temukan 6 Calon Atlet Menembak
Selama dua hari pelaksanaan Kejuaraan Menembak setidaknya ada 26 pelajar yang ikut berpartisipasi. Meski tidak semuanya mengikuti seluruh nomor yang diperlombakan.
Dari jumlah tersebut, 22 pelajar berasal dari Kabupaten Beltim, sisanya dari Kabupaten Belitung. Namun hanya 6 orang yang dinilai memiliki potensi dalam menembak melebihi peserta dari pelajar lainnya.
“Ada tiga putra dan tiga putri yang kita nilai ada potensi untuk kita bina. Mereka ini di luar satu calon atlet yang sudah lolos ke Popnas Menembak,” ungkap Pelatih Menembak Perbakin Beltim, Subhan.
Aan menyatakan selanjutnya ke 6 calon atlet menembak ini akan dibina oleh Perbakin Beltim. Mereka akan dipersiapkan mengikuti Kejuaraan Daerah Pelajar pada Juli 2025 mendatang.
“Kalau calon atlet dari peserta umum kita belum menemukan. Kayaknya masih akan didominasi oleh wajah-wajah lama,” ujar Aan sapaan Subhan.
Sementara itu Ketua Umum Perbakin Beltim, Suharman menyatakan sesuai tujuannya, Kejuaraan Menembak telah berhasil memunculkan wajah-wajah baru terutama untuk menciptakan atlet baru di olahraga menembak di kalangan pelajar.
“Kejuaraan ini memang kita prioritaskan untuk pelajar dan pemula. Di mana pendaftaran kita gratiskan khusus untuk pelajar, namun hanya membayar Rp10.000 untuk daftar ulang,” kata Suharman.
Diakui Suharman antusiasme dari para peserta menandakan olahraga menembak sudah cukup banyak diminati oleh masyarakat. Untuk itu ke depannya Perbakin Beltim akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah demi memasyarakatkan olahraga menembak terutama untuk mencari bakat siswa.
“Rencana memang kita akan ke SMP-SMP yang ada di Kabupaten Beltim. Kenapa SMP karena jejang usia mereka yang masih panjang, karena olahraga menembak ini butuh ketekunan dan latihan yang serius untuk membentuk mereka menjadi atlet,” ujar Suharman.
Suharman pun mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta baik yang dari Kabupaten Beltim maupun dari Kabupaten Belitung. Tak lupa juga kepada panitia yang membantu kesuksesan Kejuraan Menembak Terbuka se Pulau Belitung 2024@2!















